Kabar Baik, Tiga UKM Karawang Lolos Kurasi Tembus Pasar Ekspor.

Foto istimewa.

Deteksiar Karawang, Pemerintah kabupaten Karawang melalui Dinas Koperasi dan UKM membuka Jalan produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Karawang menembus mata rantai pasar global terbuka lebar.


Terbukti sebanyak tiga peserta pelaku UKM Kabupaten Karawang yang terdiri dari satu produk kerajinan,  produsen Tas, dan dua produk kuliner produsen terpilih, Bagelen Turubuk dan Rumput Laut , ketiganya adalah anggota binaan DinkopUKM yang telah mengikuti serangkaian tahapan verifikasi kurasi,  dinyatakan lolos untuk mengikuti kegiatan berikutnya yaitu peningkatan kemitraan melalui konsep Temu Bisnis dan Gelar Produk yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa barat, selama dua hari di Bandung, Jawa Barat.


“Alhamdulillah, berdasarkan hasil kurasi pada bulan februari sampai dengan September 2024 telah terpilih 100 pelaku usaha kecil mikro (UKM) se- jawa barat, dan dari kabupaten Karawang sendiri terpilih tiga UKM yang akan mengikuti acara mendatang, diantaranya: Nina Rokayah Produsen Tas, Yusup Supriatna Produsen Rumput Laut dan Irfan Produsen Bagelen Turubuk.” Ungkap Dindin Rachmady selaku Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang. Saat wawancara diruang kerjanya, Kamis, 11/12/24.


Lanjut dindin, melalui konsep Temu Bisnis dan Gelar Produk yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa barat ini bertujuan untuk mempertemukan UKM dengan pelaku usaha menengah, dan besar yang diharapkan akan adanya kemitraan yang berkelanjutan.


“Kami akan terus berkomitmen untuk mendampingi para pelaku UMKM Karawang hingga mereka bisa menjadi pelaku UMKM yang sukses dan mandiri,” tandas dindin.


Diruang terpisah, Leoni Wishnu Wardani selaku ketua Tim Pengembangan Penguatan Perlindungan Usaha Mikro DinkopUKM Karawang membeberkan bahwa ketiga pelaku UKM yang terpilih tersebut sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti hadir dalam penyelenggaraan acara tersebut selama dua hari di Bandung mendatang


” Sudah dipastikan ketiga pelaku UKM Kabupaten Karawang yang terpilih dan akan mengikuti undangan kegiatan dimaksud sebagai perwakilan UKM binaan DinkopUKM kabupaten Karawang.” Jelas Leoni.


Nina Rokayah Pemilik Namita Handmade salah satu dari tiga peserta yang terpilih asal Karawang ini menceritakan kepada awak media proses tahapan dari awal seleksi hingga akhirnya terpilih menjadi peserta kurasi ekspor.


Tahapannya Pertama kami di rekomendasikan oleh dinkop untuk mengikuti workshop potensial ekspor sebanyak 7 umkm di Hotel Harper Purwakarta.


Lalu setelah itu kami ber 7 masuk grup dan menjadi salah satu peserta dari 250 peserta se-jabar yang terpilih untuk mengikuti kurasi ekspor dan melakukan pitching di diskuk.” Ungkap nina.


Selanjutnya nina menambahkan, Setelah menunggu 2 minggu ada pengumuman dari panitia bahwa kami bertiga masuk 100 besar untuk bisa mengikuti gelar produk pada tanggal 16-17 desember 2024 ini untuk bertemu dengan buyer,” Pungkas nina.

Komentar

Berita Terpopuler

Rosadi Nasakha: Penghijauan Adalah Investasi Masa Depan Karawang

14 Tahun KCP Mall 1: Dari Pujasera Bunderan Jadi Jantung Rekreasi, Etalase UMKM, dan Panggung Bakat Karawang

DLHK Karawang Buka Pelatihan Green Skill 2026, Karang Taruna Bisa Jadi Pelaksana TPS3R

Waspada Kemarau, DLHK Karawang Laksanakan Pemangkasan Ranting Pohon di Jalan Layapan Telagasari -Tempuran

PEGANG AMANAH BUPATI AEP, DAMKAR BPBD KARAWANG RESPONS CEPAT SEGALA ADUAN WARGA

Karang Taruna Kabupaten Karawang Diminta Jadi Fasilitator, Dorong Kearifan Lokal Pemuda Desa

Blusukan ke Kutawaluya, Bupati Aep Instruksikan Dinas PRKP Segera Bangun Rumah Mak Cimah dan Mak Cici

Karang Taruna Batujaya: Kearifan Lokal Kami Pariwisata, Pemuda Butuh Skill Bahasa & Tour Guide

Bupati Karawang Siap Dukung Program PTSL Sampah Kemendagri

Kolaborasi Investasi Lingkungan, DLHK Karawang bersama KIIC Tanam 500 Pohon di Desa Wanajaya