PEGANG AMANAH BUPATI AEP, DAMKAR BPBD KARAWANG RESPONS CEPAT SEGALA ADUAN WARGA
Deteksiar|KARAWANG, Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di bawah Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karawang terus menunjukkan komitmen melayani masyarakat 24 jam. Bukan hanya urusan kebakaran, personel Damkar BPBD kini menangani beragam kondisi darurat warga.
Kepala Bidang Damkar BPBD Karawang Encep Supriadi melalui Ketua Tim Damkar Rudi Suwardi mengatakan pihaknya memegang teguh amanah Bupati Karawang Aep Syaepuloh bahwa kerja harus cerdas. Hal itu sejalan dengan visi dan misi Karawang Maju yang dicanangkan pemerintah daerah.
"Begitu ada aduan masuk ke 113, tim langsung bergerak. Prinsip kami jelas, keselamatan warga nomor satu," kata Rudi Suwardi saat ditemui Rabu 17 Juni. Rudi menegaskan sikap humanis dalam tim menjadi kunci mewujudkan leadership yang kuat, sehingga setiap personel tidak hanya sigap secara teknis tapi juga peduli pada warga yang dilayani. Rudi membuka ruang komunikasi inovasi kepada tim agar setiap anggota bisa menyampaikan ide dan masukan untuk peningkatan pelayanan.
Dalam beberapa bulan terakhir, laporan yang masuk ke Damkar BPBD Karawang semakin beragam. Tim pernah mengevakuasi buaya yang masuk ke permukiman warga di kawasan Telukjambe. Di lokasi berbeda, petugas menyelamatkan balita yang terjebak di dalam mesin cuci dan berhasil mengeluarkan korban dalam kondisi selamat.
Tidak hanya itu. Damkar BPBD juga membantu evakuasi korban kecelakaan lalu lintas sebelum ditangani tim medis, menangani warga yang kesurupan, hingga merespons cepat laporan percobaan bunuh diri. Ada pula penyelamatan korban tersengat listrik dan kasus sensitif seperti evakuasi alat vital warga yang terjepit resleting celana. Penanganan dilakukan secara profesional dengan tetap menjaga privasi korban. Persoalan rumah tangga yang berpotensi membahayakan jiwa juga turut ditangani.
Encep Supriadi menjelaskan luasnya cakupan tugas membuat seluruh personel dibekali pelatihan rescue multi-bencana. Menurut dia, arahan Bupati Karawang sudah tegas yaitu kerja harus cerdas, cepat, dan tepat.
"Damkar bukan dinas yang berdiri sendiri. Kami bagian dari BPBD, sehingga koordinasi kebencanaan bisa lebih terpadu dari pencegahan sampai penanganan," ujar Encep.
BPBD Kabupaten Karawang mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor saat menemui kondisi darurat. Warga dapat menghubungi call center 113 yang bebas pulsa atau mendatangi posko BPBD terdekat.
"Pantang pulang sebelum padam. Nyawa dan keselamatan warga adalah prioritas kami," tutur Rudi menutup pembicaraan. (Her).


Komentar
Posting Komentar