Karang Taruna Kabupaten Karawang Diminta Jadi Fasilitator, Dorong Kearifan Lokal Pemuda Desa



Nurali: Butuh Dukungan Dinas Terkait untuk Fasilitasi Skill Berbasis Potensi Desa

DETEKSIAR |KARAWANG, Karang Taruna tingkat kabupaten didesak menjadi fasilitator pemberdayaan pemuda desa, bukan hanya lembaga seremonial. Hal itu ditegaskan Bendahara Umum Karang Taruna Kabupaten Karawang, Nurali, S.Pd, M.Pd, Selasa, (23/6/2026).

Nurali menyoroti banyak Karang Taruna desa yang “mati suri” karena hanya aktif saat 17 Agustus. 

“Kalau pola pengetahuannya tidak di-upgrade sama Karang Taruna kabupaten, ya tidak kritis, tidak berkembang,” ujarnya.

Menurut Nurali, kabupaten punya dua tugas utama. Pertama, upgrade kapasitas intelektual pengurus desa soal organisasi, administrasi, dan regulasi. Kedua, fasilitasi keterampilan dan wirausaha pemuda.

Nurali menegaskan, potensi kearifan lokal tiap desa harus jadi basis pengembangan skill. Kerajinan bambu, batik, olahan pangan, hingga seni tradisi bisa jadi motor ekonomi jika dikelola serius.

“Potensi kearifan lokal dalam keterampilan atau skill pun harus didorong. Ini tidak bisa jalan sendiri. Perlu dorongan dari pemerintah kabupaten melalui instansi atau dinas terkait untuk memfasilitasi keterampilan berbasis lokal,” tegas Nurali.

Ia mencontohkan, Dinas Koperasi & UKM, DPMPD, Disnakertrans, hingga Dinas Pertanian bisa dilibatkan untuk pelatihan, akses pasar, permodalan, sampai pendampingan usaha. 

“Karang Taruna kabupaten tugasnya menyalurkan jejaring itu. Kabupaten punya akses. Manfaatkan, salurkan ke desa,” katanya.

Nurali mengkritik putusnya alur informasi. “Desa itu menunggu ‘lorong’ dari kabupaten. Kalau kabupaten diam, mereka jalan sendiri. Lalu peran kita apa?”

Target 2026, kata dia, adalah upgrade kapasitas hingga ke desa dan mendorong produk berbasis kearifan lokal. Karang Taruna desa didorong ikut mendukung program seperti Koperasi Merah Putih dan MBG.

“Cita-cita UU Desa jelas, desa adalah kekuatan. Masyarakat tidak harus ke kota, asal Karang Taruna bisa tangkap peluang dan pemerintah lewat dinas-dinasnya mau mendorong,” tutupnya. (Her).


Komentar

Berita Terpopuler

Rosadi Nasakha: Penghijauan Adalah Investasi Masa Depan Karawang

14 Tahun KCP Mall 1: Dari Pujasera Bunderan Jadi Jantung Rekreasi, Etalase UMKM, dan Panggung Bakat Karawang

DLHK Karawang Buka Pelatihan Green Skill 2026, Karang Taruna Bisa Jadi Pelaksana TPS3R

Waspada Kemarau, DLHK Karawang Laksanakan Pemangkasan Ranting Pohon di Jalan Layapan Telagasari -Tempuran

PEGANG AMANAH BUPATI AEP, DAMKAR BPBD KARAWANG RESPONS CEPAT SEGALA ADUAN WARGA

Blusukan ke Kutawaluya, Bupati Aep Instruksikan Dinas PRKP Segera Bangun Rumah Mak Cimah dan Mak Cici

Karang Taruna Batujaya: Kearifan Lokal Kami Pariwisata, Pemuda Butuh Skill Bahasa & Tour Guide

Bupati Karawang Siap Dukung Program PTSL Sampah Kemendagri

Kolaborasi Investasi Lingkungan, DLHK Karawang bersama KIIC Tanam 500 Pohon di Desa Wanajaya