Cerita Karawang, Dari Desa Sampai Industri.

Dokumentasi & publikasi profesional untuk UMKM, korporasi, komunitas, desa, hingga pemerintah.

32+ MitraUMKM • INDUSTRI • DESA • PEMDA
406+ CeritaTERDOKUMENTASI
23.1 rb+ TayanganTAYANGAN
WHAT WE DO

Solusi Komunikasi untuk Setiap Kebutuhan

Kami menghadirkan layanan dokumentasi, publikasi, periklanan dan creative PR untuk memperkuat citra, meningkatkan jangkauan dan membangun kepercayaan publik.

📸
Dokumentasi

Foto & video kegiatan, event, program dan aktivitas publik.

+
📰
Publikasi

Mengemas kegiatan menjadi konten informatif dan inspiratif.

+
📢
Advertising

Materi promosi dan campaign digital untuk menjangkau audiens.

+
💡
Creative PR

Storytelling, campaign dan narasi kreatif untuk engagement.

+
🌐 Bisa dikerjakan satuan, berkelanjutan dan kolaborasi jangka panjang.

Korupsi Dana Desa Rp 162 Miliar, KPK Identifikasi Empat Penyebab

Infografis peningkatan korupsi dana desa yang dihimpun ICW. (Foto: Dok. KPK RI)



Anggaran Dana Desa sebesar Rp70 triliun yang dialokasikan untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pada 2023 justru diwarnai tingginya kasus korupsi. 


Berdasarkan data Indonesia Corruption Watch (ICW) dilihat dari akun resmi KPK RI, Rabu (15/1/2025), sektor desa mencatat jumlah kasus korupsi tertinggi, yakni 187 kasus, dengan kerugian negara mencapai Rp162 miliar. Dilansir dari laman RRI.co.id


Tren ini meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Pada 2021 tercatat 154 kasus dengan 245 tersangka, sedangkan pada 2022 jumlah kasus naik menjadi 155 kasus dengan 252 tersangka. Tahun 2023 kembali mencatat lonjakan signifikan dengan 294 tersangka.


Baca juga: PMD, Kunci Desa


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi empat faktor penyebab tingginya korupsi sektor desa.

Minimnya pemahaman masyarakat tentang pembangunan desa dan pengelolaan anggaran menjadi salah satu penyebab utama.


Selain itu, belum optimalnya fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pengawasan, keterbatasan akses informasi masyarakat, serta ketidaksiapan kepala desa dalam mengelola dana besar turut memperburuk situasi.


Baca juga: Kejati Bongkar Mafia Tanah


Sebanyak 851 kepala desa dan perangkatnya telah ditetapkan sebagai tersangka. Hal ini menjadi tantangan besar dalam pengelolaan Dana Desa yang semestinya bermanfaat bagi masyarakat.

Dokumentasi Terbaru

DeteksiArMedia.Id
Memuat...

Portofolio Klien

Semua Klien